KEHADIRAN
Minggu, 08 Maret 2026
Nilai Informatika ASTS II Kelas 7
Nilai ASTS II Kelas 7
Cara Mengatasi Blinking Orange 16 Kali Pada Printer Canon iP2770
Cara Mengatasi Blinking Orange 16 Kali Pada Printer Canon iP2770
Cara Mengatasi Blinking Orange 16 Kali Pada Printer Canon iP2770. Printer Canon iP2770 merupakan printer murah meriah, dengan hanya Rp 600.000 bisa bawa pulang printer baru, hasil cetaknya cukup lamayan buat rumahan.Dengan harga yang sedemikian tentunya ada banyak kekurangan diantaranya seringnya terjadi eror.
Cara Mengatasi Printer Canon iP2770 Blink Orange 16 kali
Untuk mengatasinya harus mereset salah satu catridge atau kedua duanya dengan cara sebagai berikut :- Reset catridge Warna
- Tekan dan tahan tombol Resume beberapa detik sampai lampu hijau berkedip-kedip. Lalu lepas tombol Resumenya.
- Jika blinking 16x lagi, berarti kita harus mereset juga catridge hitamnya.
- Reset catridge Hitam
- Tekan dan tahan tombol Resume beberapa detik sampai lampu hijau berkedip-kedip. Kemudian lepas tombol tersebut.
Setelah itu Printer akan kembali normal dan bisa digunakan.
- Tekan dan tahan tombol Resume beberapa detik sampai lampu hijau berkedip-kedip. Kemudian lepas tombol tersebut.
Senin, 28 Oktober 2024
Daftar Nilai PTS 1 TP 2024/2025 Mapel Informatika Kelas 9A
Daftar Nilai Penilaian Tengah Semester 1 Tahun Pelajaran 2024/2025
Mapel Informatika Kelas 9A
Sabtu, 06 Januari 2024
Bab 6. Analisis Data
BAB 6. ANALISIS DATA
Informatikaesempe - Analisis data dalam bidang informatika adalah
proses mengumpulkan, membersihkan, mentransformasi, memodelkan, dan
mengevaluasi data untuk mendapatkan informasi yang berharga, mendukung pengambilan
keputusan, dan menemukan pola atau tren yang mungkin tersembunyi dalam data
tersebut.
A. Pencarian Data
Fungsi LOOKUP pada Microsoft Excel menghasilkan sebuah
nilai, baik dari satu baris maupun satu kolom sebuah range atau dari sebuah
array.
Fungsi LOOKUP memiliki dua varian, yaitu LOOKUP dalam
bentuk vektor dan LOOKUP dalam bentuk Array.
1. Rumus LOOKUP dalam bentuk vektor
Bentuk vektor LOOKUP
mencari nilai dalam range satu baris atau satu kolom (yang disebut vektor) dan
mengembalikan nilai dari posisi yang sama dalam rentang satu baris atau satu
kolom yang kedua.
Rumus :
|
=LOOKUP(Lookup_value;
Lookup_vector; [Result_vector]) |
|
=LOOKUP(nilai_pencarian,
vektor_pencarian, [vektor_hasil]) |
Keterangan :
|
Lookup_value
|
:
|
Nilai yang dicari LOOKUP
pada vektor pertama. Lookup_value bisa berupa
angka, teks, nilai logika, nama range atau referensi yang merujuk ke sebuah nilai. |
|
Lookup_vector |
: |
Sebuah range yang hanya
berisi satu baris atau satu kolom. Lookup_vector bisa berupa
teks, angka, atau nilai logika. |
Minggu, 19 November 2023
Selasa, 22 Agustus 2023
Himpunan dan Sistem Bilangan
B.
Himpunan dan Sistem Bilangan
1. Himpunan
Himpunan
adalah (kumpulan objek yang memiliki sifat yg dapat
didefinisikan dengan jelas) segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap
sebagai satu kesatuan.
Jenis-jenis
Operasi Himpunan
a. Gabungan Dua Himpunan atau U
A= {1, 2, 3, 4, 5}
B= {2, 4, 6, 8, 10}
A U B={1,
2, 3, 4, 5, 6, 8, 10}
A U B adalah gabungan himpunan A dan B yang terdiri
dari seluruh anggota himpunan A dan himpunan B
b. Irisan Dua Himpunan atau Ո
Contoh:
A= {1, 2, 3, 4, 5}
B= {2, 4, 6, 8, 10}
A Ո B = {2, 4}
A Ո B adalah Himpunan yang
anggotanya sama pada himpunan A dan B
2. Sistem Bilangan
Sistem bilangan adalah suatu
cara untuk mewakilkan besaran dari suatu item fisik.
Macam-macam sistem
bilangan :
a.
Bilangan desimal :
Adalah
bilangan berbasis 10, terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
b.
Bilangan Biner :
Adalah
bilangan berbasis 2, terdiri dari 0, 1
c.
Bilangan Oktal :
Adalah
bilangan berbasis 8, terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
d.
Bilangan heksadesimal :
Adalah
bilangan berbasis 16, terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E,
F
Konversi bilangan
a. Konversi
bilangan desimal ke bilangan biner
Cara konversi bilangan desimal
ke bilangan biner yaitu dengan membagi bilangan desimal ke basis bilangan biner
yaitu 2,
Contoh :
Konversikan
bilangan desimal nilai 50 menjadi bilangan biner
5010
= ………..2
50/2 = 25
sisa 0
25/2 = 12 sisa 1
12/2 = 6
sisa 0
6/2 = 3
sisa 0
3/2 = 1
sisa 1
1/2 = 0 sisa 1
Maka
hasil dari konversi 5010 = 1100102




